KEN JAGATPARAHITA

Jujur, Tertib, Sopan

Home News Travel

Ini Cerita Kali Pertama Ken Inap di Hotel

Juru Catat Kenjagatparahita.ID, PapaKen

KENJAGATPARAHITA.ID, MAGELANG – Umur Ken Jagatparahita sudah enam tahun, tapi belum pernah inap di hotel. Beberapa kali dia bilang kepengin inap di hotel yang ada kolam renangnya.

Akhirnya, keinginannya terkabul. Wahid Borobudur Hotel. Itulah nama hotel yang diinapi Ken kali pertama dalam sejarah kehidupannya.

Hotel ini berada di kawasan Candi Borobudur, Magelang. Jaraknya hanya sekitar 100 meter dari pagar Candi Borobudur. Ken bersama papa mama check in Sabtu, 3 November 2018, lalu check out Minggu, 4 November 2018.

Mama menyewa satu kamar Deluxe Twin Room. Kamar ini bertarif Rp632.000. Satu kamar untuk dua orang dewasa dan satu anak. Di depan kamar, ada kolam renangnya. Ini yang Ken suka.

Jelang magrib, Ken tiba di hotel. Dia senang sekali. Gembira banget. Apalagi saat lihat kolam renangnya. “Pa ayo renang,” katanya.

Ken memang sudah siap baju renang, kaca mata renang, dan pelampung. Semua sudah disiapkan mama, agar Ken bisa berenang.

Tak lama setelah masuk kamar dan beres-beres, serta rebahan. Ken langsung renang. “Ken gak usah lama-lama ya. Sudah mau magrib,” kata papa.

Ken pun setuju. Mama pun memberikan kaus renangnya. Ken ganti baju, lalu berlari ke arah kolam. Papa pun langsung menyusul, menemani Ken berenang. Ken berenang kesana-kemari. Senang banget.

Apalagi, saat itu kolam renang sepi. Jadinya serasa kolam renang pribadi. Hehehe…

Papa dan Ken pun main bersama di kolam renang. Ken berenang di kolam untuk anak. Sedangkan papa berenang di kolam dewasa. Kolamnya ini sebenarnya satu, cuma ada sekat antara kolam anak dan dewasa.

Tapi Ken juga berenang di kolam dewasa memakai pelampung, dijagain papa. Berenang terus dan terus, hingga azan magrib berkumandang. “Ken ayo sudah mandinya. Dah magrib,” kata mama.

“Iya.. sepuluh kali lagi,” jawan Ken sambil menunjukkan semua jari tangannya. “Sudah magrib, ayo cepetan selesai,” sahut mama. “Enggak mau, sepuluh kali lagi,” jawab Ken, ngeyel.. Hahaha…

Akhirnya Ken tetap berenang. Tak lama kemudian, setelah puas, Ken mau mentas. “Ayo Ken. Sudah,” ajak papa.

Ken pun akhirnya mengakhiri sesi berenang sore hari. “Besok lagi ya pa,” ajak Ken. “Iya,” jawab papa.

Ken dan papa pun mandi. Ken dimandikan papa. Ken senang juga, karena mandinya pakai shower. Setelah mandi, Ken dan mama papa pergi cari makan.

Ken sekeluarga cari makan di sekitar kawasam Candi Borobudur. Ketemulah sate ayam. “Mau sate ayam, Ken?” tanya mama. “Iya,” jawabnya.

Mama pun memutuskan beli tiga bungkus sate ayam. Sate ayamnya banyak sekali. Ken makan sate ayam di hotel. Dia gak habis. Akhirnya mama yang habiskan. Sate ayam jadinya masih sebungkus tak kemakan. Akhirnya diberikan mbak-mbak yang kerja di hotel.

Setelah kenyang makan sate ayam. Ken main-main di kamar. Masuk keluar kamar. Hingga capek dan ngantuk. Dia tidur sendirian di tempat tidur. “Ma aku tidur sendiri ya. Mama sama papa saja,” katanya.

Waktu terus berlalu. Pagi hari pun tiba. Ken bangun. Pagi sekali, dia langsung izin berenang. “Nanti saja, Ken. Sarapan dulu. Nyantai-nyantai dulu,” kata papa.

Ken gak mau, penginnya cepat berenang. “Itu sudah ada tiga orang yang berenang,” katanya.

Tapi, Ken menurut saran papa mama. Santai dulu, sarapan dulu. Setelah itu baru bersantai berenang. Ken berenang setelah matahari terbit, jadi tak terlalu kedinginan. Ken berenang ditemani papa lagi. Hingga puas, dan capai.

Ken dan papa mama di hotel hingga siang. Sekitar pukul 10.00 baru siap-siap check out hotel. Acara berikutnya menuju Candi Borobudur. (*)

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *