KEN JAGATPARAHITA

Jujur, Tertib, Sopan

Creation Home News Travel

Main Tumbuhan Putri Malu di Tepi Persawahan

Juru Catat Kenjagatparahita.Id, PapaKen

KENJAGATPARAHITA.ID, BANTUL – “Senang ya kalau libur, bisa main sepedaan bersama papa. Ayo pa, kita bersepeda lewat sawah-sawah.”

Kata-kata itu dilontarkan Ken Jagatparahita, Minggu (29/7), pagi jelang siang. Ken memang jarang main sama papanya, kalau tidak pas libur.

Ken sibuk sekolah, sementara papa sibuk kerja. Kesempatan ketemu Ken cuma pagi hari jelang Ken sekolah, siang hari pas jemput Ken sekolah. Di rumah, main sebentar banget, papa dah kerja lagi. Ken mungkin lagi pengin berlama-lamaan bareng papanya, minggu itu.

“Ayo, kita bersepeda,” jawab papa singkat. Papa pun langsung ambil sepeda. “Ken pakai topi. Papa juga pakai topi,” kata papa.

Ken lalu masuk ke kamarnya, buka tas, ambil topinya. Papa pun juga menuju kamar, buka lemari, ambil topi. Sama.

Ken sama papa lantas mengayuh sepeda. Jalur sepeda tidak terlalu jauh, melewati persawahan. Ken senang sekali bisa bersepeda keluar perumahan. Biasanya Ken hanya bersepeda di dalam perumahan.

“Pa kita berhenti dulu. Kita main putri malu,” ajak Ken. “Oya,” jawab papa.

“Mana putri malunya kok gak ada?” tanyanya. “Itu lho Ken, sebelahmu persis,” tunjuk papa.

Ken pun senang sekali bisa main tumbuhan putri malu. Putri malu adalah pohon liar yang kalau disentuh, daunnya mengatup. Ciri khas putri malu adalah daunnya bergerigi kecil-kecil, terdapat duri di bagian batangnya.

Bunganya yang bundar dan berwarna pink membuat siapa saja ingin menyentuhnya.

Putri malu atau mimosa pudica di barat, dikenal dengan sebutan cemara kecil (small evergreen).
Tanaman ini mempunyai beberapa nama panggilan, touch-me-not, atau sensitive plant.

Bernama putri malu karena tumbuhan ini peka terhadap rangsangan dan akan mengatupkan daunnya ketika disentuh, hal ini dianggap sebagai sifat pemalu pada tumbuhan.

Tetapi sebenarnya tumbuhan ini juga akan mengatupkan daunnya ketika matahari terbenam dan membukanya kembali ketika matahari terbit.

Dikutip dari tribunnews.com, putri malu memiliki banyak manfaat. Tumbuhan ini mengandung mimosin, tanin, dan juga asam pipekolinat yang baik bagi tubuh. Tumbuhan ini bisa mengobati batuk, hepatitis, bronkitis, hingga obat susah tidur.

“Pa habis ini ke warung yuks.. Nanti kita main putri malu di sana,” kata Ken setelah puas main putri malu di daerah persawahan.

Sepeda Ken pun menuju warung, ditemani papa. Jalan menuju ke warung memang masih melewati persawahan. Sehingga masih banyak dijumpai putri malu di sisi kanan dan kiri jalan menuju warung. “Berhenti di sini pa,” ajak Ken. “Agak ke sana, Ken,” jawab papa menunjuk tempat lebih luas di depan, dengan maksud agar bisa parkir sepeda.

Ken pun menuruti, lalu bermain putri malu lagi. Tak lama main, Ken mengajak ke warung. Tak jauh, hanya sekitar lima menit. Di warung Ken hanya beli mainan dan sedikit camilan, untuk dibawa pulang.

Menuju perjalanan pulang, Ken ceria sekali. Terengah-engah. Kaki masih lincah mengayuh pedal. Pelan-pelan tapi pasti. Hingga akhirnya sepeda tiba di depan rumah Ken. Pagi jelang siang itu Ken kelihatan senang sekali. “Setiap minggu kita main sepeda ya, Pa! Pas papa libur.” ajak Ken. (*)

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *