KEN JAGATPARAHITA

Jujur, Tertib, Sopan

Home News

Libur Lebaran Main Kembang Api Setiap Hari

Juru Catat Kenjagatparahita.Id, papaKen

KENJAGATPARAHITA.ID, KLATEN – Idul Fitri 1439 H tahun 2018 ini, Ken ceria sekali karena bisa bermain bersama kakak-kakaknya di rumah Mbah Putri, Klaten, Jawa Tengah. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ken kelihatan gembira sekali bermain kembang api, mercon banting, dan mercon gangsingan.

Tulisan cerita ini tertunda semingguan. Rabu (27/6/2018) siang, juru catat Kenjagatparahita.Id, papaKen, baru sempat menulisnya untuk dibagikan kepada Sahabat Ken.

Ceritanya, Ken baru sempat kumpul bareng kakak-kakaknya pada Lebaran kedua. Lebaran pertama Ken merayakan di rumah Mbah Basir, Bantul. Lebaran tahun ini cukup istimewa karena bisa bersua dengan Mas Pute dan Mbak Ceta yang jarang sekali bisa bersua karena rumahnya di Jakarta. Apalagi semester kedua tahun ini Mas Pute dan Mbak Ceta mau pindahan ke Lampung. Tentu akan lebih lama lagi nanti kalau mau bertemu lagi.

Selain Mbak Ceta dan Mas Pute, Ken bermain bersama Mbak Putri, Mbak Salma, Mbak Najwa, Mas Abe, Mas Dean, dan si baby Zaaf. Ken sehari-hari main melulu hingga lupa tidur siang. Kalau sudah begini mamaKen pasti ngomel-ngomel. Tapi, Ken selalu menurut apa kata mamaKen. Dia pun tidur siang walaupun sebentar.

Ken hampir setiap malam minta main kembang api, mercon banting, dan mercon gangsingan. Kebetulan rumah Mbah Putri dekat lapangan sepak bola, sehingga Ken bisa leluasa main tanpa mengganggu tetangga simbah.

Ken kalau main kembang api dipegang lalu diputar-putar. Dia juga suka melihat kembang api yang dilempar, lalu nyantol di ranting-ranting pohon. PapaKen yang melemparkan kembang api ke pohon mangga depan rumah Mbah Putri. Ken pun bersorak-sorak kegirangan.

“Paa.. besok boleh beli kembang api lagi? tanya Ken.

“Boleh,” jawab papa.

“Horeeeeeee boleh beli kembang api lagi,” teriak Ken yang kelihatan gembira sekali.

Ken senang sekali liburan Lebaran tahun ini. Selain kembang api, Ken juga sewa otopet khusus untuk libur Lebaran. Otopet dibawa dari Yogyakarta ke rumah Mbah Putri. Mama yang bawa otopet sampai keju-keju alias kemeng-kemeng kakinya. Papa hati-hati sekali menahkodai sepeda motornya Pakde Sigit lantaran penuh bawaan, milai baju hingga kue.

Lebaran tahun ini di rumah Mbah Putri komplit, kecuali Mas Arga. Tapi sebelum Lebaran, Ken sudah sempat bertemu Mas Arga. Kala itu, Mas Arga main ke rumah Mbah Putri bersama Bude Irna dan Pakde Sigit.

Kesenangan Ken bermain kembang api kebawa sampai rumah Yogyakarta. Bahkan, sudah seminggu setelah Lebaran, Ken masih minta dibelikan kembang api. Saat papaKen menulis ini, pagi harinya habis nemani Ken main kembang api. “Ken ini main kembang api terakhir ya.. kan Lebaran dah selesai,” kata papaKen.

“Terus kapan boleh beli lagi?” tanya Ken.

“Lebaran tahun depan,” jawab papaKen.

“Horee tahun depan boleh beli kembang api lagi,” sambut Ken lalu sibuk main lagi.

Gembiralah terus, Ken! Bergembiralah bersama alam seisinya. (*)

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *