KEN JAGATPARAHITA

Jujur, Tertib, Sopan

Article Creation Friends Home News School

Ken Mau Kejutan di Hari Ulang Tahunnya ke-5

FOTO BERSAMA – Ken Jagatparahita bersama papa dan mama foto bareng, seusai tiup lilin ulang tahun ke-5, Kamis (08/02/2018)

Juru Catat Kenjagatparahita.Id, PapaKen

KENJAGATPARAHITA.ID, BANTUL – Ken Jagatparahita sudah ngarep-arep Februari segera tiba. Saat itulah dia bakal menginjak umur 5 tahun. Ya… Ken merayakan ulang tahun ke-5 pada 8 Februari 2018.

Lima tahun lalu, 8 Februari 2013, Ken lahir di rumah sakit Bakti Ibu, Timoho, Yogyakarta. Tak terasa, Ken kecil sudah melalui masa emasnya sebagai balita.

Kini dia tumbuh besar, dan menempuh sekolah di TK Pedagogia Yogyakarta. “Pa ulang tahunku tidak usah dirayakan. Tapi aku dikasih kejutan ya. Kasih kado ulang tahun,” katanya.

Entah dari mana idenya soal ulang tahunnya ke-5. Kenapa dia tak mau merayakan ulang tahunnya. Sebab, pada usia ke-4, ulang tahunnya minta dirayakan, mengundang teman bermain, dan dia terlihat senang sekali mendapatkan kado.

Keinginan Ken tak merayakan ulang tahunnya ini membuat trenyuh papa mamanya. Tapi juga kebetulan, papa mama lagi irit. Jadi ya berasa trenyuh tapi gimana gitu lho rasanya… hehehe

“Ya sudah nanti kita kasih kado. Nanti tiup lilinnya pulang sekolah atau pas berangkat sekolah?,” tanya papa. “Pulang sekolah saja,” jawab Ken.

TIUP LILIN – Ken Jagatparahita ambil lilin setelah meniup apinya, dalam acara ulang tahun ke-5, Kamis (08/02/2018).

Papa dan mama lalu berdiskusi untuk menyambut pesta ulang tahun Ken. Keduanya lalu bersepakat kalau ulang tahun Ken ke-5 dibuat berkesan. Dipersiapkanlah konsep ulang tahun tanpa tamu. Ulang tahun didesain layaknya pesta, ada dekorasi dan kado.

Persiapan memakan waktu berhari-hari, mulai dari menyiapkan desain backdrop hiasan, kue tar, hingga kado ulang tahun. Khusus kado, papa mama membelikan beberapa hadiah, ada sekitar sembilan item kado.

H-1 ulang tahun, papa pulang malam membawa backdrop ulang tahun. Papa mendesain sendiri backdrop di kantor, diajari temannya. Backdrop ini khusus dibuat untuk menghias tembok ruang tamu, agar Ken terkejut.

Tengah malam, mama membungkus kado yang sudah dipersiapkan. Papa memompa balon dan menyiapkan backdrop untuk ditempel di tembok. Lima belas balon disiapkan agar kelihatan ramai.

Pas menyiapkan balon itu, terjadi peristiwa tak terduga. Satu balon yang dipompa papa meletus.. duuorrr! Papa mama langsung diam sebentar, tiba-tiba ada suara dari dalam kamar Ken. “Ma kok ada balon,” katanya.

Maklum, belasan balon yang dipompa papa itu pada tersebar kesana-kemari, sehingga terlihat dari kamar Ken. Kebetulan kamar Ken tak pernah ditutup kalau pas dirinya tidur.

Mama langsung sigap ngeloni Ken agar tidur lagi. Sebelumnya, mama menyembunyikan backdrop. Mama berharap Ken tak bangun, sehingga tak membubarkan skenario kejutan.

Ternyata upaya mama sia-sia. Ken bukannya tidur lagi, malah semangat banget lihat balon. Dia bangun dan menghampiri papa di ruang tamu. Dia malah senang sekali, bermain-main sama balonnya. “Buat ulang tahunku ya,” ungkap Ken. “Iya,” jawab papa.

Papa tak mau berbohong kepada Ken. Papa terbuka kepada Ken, kalau papa mama sedang menyiapkan ulang tahun Ken ke-5.

Beruntung saja, backdrop dan kado ulang tahun sudah disembunyikan. Jadi hanya terlihat balon saja. Artinya, masih ada rahasia yang belum diketahui oleh Ken. “Kadonya besok pas pulang sekolah ya Ken. Nanti buat kejutan,” ungkap mama.

Ken pun hanya tersenyum simpul, terlihat senang, wajahnya pun tersipu-sipu. “Besok tiup lilinnya menjelang berangkat sekolah saja ya. Tapi kadonya pulang sekolah,” kaya papa.

“Nanti papa nunggu aku di depan pintu, lalu beri kadonya ya,” katanya.

Waktu semakin mendekati pagi. Jam sudah menunjukkan pukul 01.30 WIB. “Ken bobo sana, besok ndak gak bisa bangun terus terlambat ke sekolah,” pinta mama.

Ken pun menurut, lalu dia kembali ke kamar tidur. Mama ngeloni Ken agar bisa tidur. Sementara papa pura-pura tidur. Pukul 03.00 WIB, Ken dan mama sudah terlelap. Papa bangun meneruskan dekorasi.

Backdrop ditempel ditembok pakai plester plastik dan selotip, lalu dihias balon dan kertas hias. Backdrop bergambar Ken dan balon warna-warni. Sekitar pukul 04.10 WIB, dekorasi ulang tahun sudah rampung.

Papa lalu tidur. Rasanya baru menutup mata, terdengar suara Ken. “Papa.. bangun dah pagi,” teriaknya. Waktu itu sekitar pukul 05.00 WIB.

Ken sangat senang sekali bangun tidur ada backdrop dan balon-balon sudah ditempel menghiasi ruangan. “Wooooowwwwwww.. ada fotoku besar sekali,” ungkap Ken.

Foto Ken di backdrop memang cukup besar. Ukuran backdropnya 2×1 meter. Bagi Ken, ukuran itu besar sekali. Tinggi foto hampir sama dengan Ken saat berdiri. “Pa aku senang sekali,” katanya.

Seiring keterkejutan Ken itu, mama bangun lalu memulai kesibukannya. Menyiapkan apa-apa yang dibutuhkan untuk keperluan Ken.

Selain kebutuhan sekolah, mama juga menyiapkan kebutuhan berbagi di kelas. Menyambut ulang tahun ke-5 itu, Ken mau berbagi roti kepada teman sekelaskan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, Ken mandi. Dia tampak semangat sekali. “Nanti yang kasih roti ke bu guru biar aku saja ya,” pintanya.

“Pa yang cewek rotinya sama ya, nanti malah pada rebutan. Jadi yang laki roti minion, yang cewek anggry bird biar seragam,” tambahnya.

Hari ulang tahunnya ini Ken tampak ceria. “Tiup lilinnya mau berangkat sekolah ya. Sekarang sarapan dulu,” kata papa.

Tak lama setelah mandi, ganti baju seragam, dan sarapan, Ken bersiap tiup lilin. Ken pakai mahkota Happy Birthday yang bisa menyala karena ada lampunya.

Ritual tiup lilin diawali doa dipimpin papaKen. Doa keselamatan dipanjatkan untuk Ken. Semoga Tuhan selalu melimpahkan keselamatan kepada Ken. Aamiin.

Setelah doa, Ken, papa, dan mama bernyanyi lagu selamat ulang tahun, happy birthday, dan tiup lilinnya. Ken bernyanyi gembira, terlihat senyum-senyum.

Sebelum lagu tiup lilinnya selesai, Ken meniup apinya. Pas lagunya selesai, 13 lilin berkarakter Happy Birthday yang menyala terang pun padam. BrusssussssstttttttBriuussssst.” Api lilinnya pun padam.

Habis tiup lilin, Ken memotong kue. Sebagian kue diberikan papa, sebagian lagi diberikan mama. Setiap membagikan kue, Ken menciup papa dan mama. Hmmmnn.. adem rasanya dicium cewek cantik.. hehehehehe

Setelah ritual tiup lilin, Ken pun bersiap berangkat ke sekolah. Tidak lupa dua dus kue yang telah disiapkan dibawa ke sekolah untuk acara berbagi dengan teman-teman sekelas.

Formasi berangkat ke sekolah seperti biasa, papa sebagi joki, Ken duduk di depan, dan mama di belakang. Ken butuh waktu 20 menit untuk sampai ke sekolahnya.

Tak terasa, sepeda motor Honda Grand milik Pakde Sigit sudah sampai di sekolah. Ken bergegas lepas helm dan jaket. “Mana kuenya ma, biar aku yang bawa,” ungkapnya.

Ken pun menenteng kue menuju kelasnya. Papa dan mama lalu pulang, menyiapkan kado buat kejutan. Tepat pukul 11.00 WIB, papa mama menjemput Ken.

Kelihatannya Ken tak sabar cepat sampai rumah untuk membuka kadonya. Dia penasaran sekali. Papa dan mama pun juga bergegas pulang agar Ken segera bisa buka kado. Perjalanan pulang pun melalui rute yang sama, melewati ring road selatan Yogyakarta.

Kemacetan Yogyakarta tak membuat Ken sekeluarga bosan menempuh perjalanan. Tiba di rumah, Ken pengin segera masuk. “Sebentar Ken, tutup mata dulu,” kata papa.

Mama pun tersenyum, lalu membuka pintu. Mata Ken merem, lalu papa menutup mata Ken pakai tangan. Pelan-pelan masuk, lalu papa mengarahkan Ken berdiri membelakangi kado. “Saya hitung sampai tiga baru berbalik ya,” pinta papa.

Ken pun menuruti sambil senyam senyum. Seperti biasa, papa menyiapkan handphone untuk merekam momen itu. Video untuk keperluan upload Youtube. Jangan lupa like, coment, dan subcribe ‘Ken Jagatparahita’ ya pembaca. hehehe….! “Satu..dua…tigaaaaaaaa,” hitung papa.

Ken pun berbalik dan senang sekali melihat sembilan kado tertumpuk di meja belajarnya. Ken pun langsung membuka kadonya. Dibukalah, dan dia pun melihat isi kado, di antaranya baju, celana, kaca mata, tempat minum, asesori ronce-ronce, rak mainan.

Kejutan pun berakhir. Ken lalu main balon setelah membuka kado. Seperti biasa, Ken sibuk mainan, papa bersiap berangkat kerja, dan mama sibuk urus bisnisnya. Selamat ulang tahun, Ken! ….Love you! (*)

 

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *