KEN JAGATPARAHITA

Jujur, Tertib, Sopan

Home News Travel

Nonton Latihan Atlet Berkuda Sembari Nongkrong Sore

BERGAYA – Ken Jagatparahita menyempatkan diri berfoto di sela-sela nonton kuda di Jalan Imogiri Timur, Bantul, Minggu (12/01/2018).

Juru Catat Kenjagatparahita.ID, PapaKen

KENJAGATPARAHITA.ID, BANTUL – Suka berkuda? Ken Jagatparahita belum pernah naik kuda, tapi beberapa kali naik andong.

Minggu (7/01/2018) sore, Papa mengajak Ken nonton kuda. Kebetulan papa lagi kepengin saja mengajak Ken jalan di dekat-dekat rumah. Siapa tahu ada atlet berkuda sedang latihan.

Kala itu, mendung menggelayut menghalangi sinar matahari menunjukkan keelokannya. Ada tiga tetangga seusia Ken tampak ceria bermain-main.

Ken yang baru bangun tidur mendengar suara anak-anak bermain. Dia pun lari keluar, mendekat ingin bermain bersama.

Entah kenapa siswi TK Pedagogia Yogyakarta ini tampak bingung mau bermain apa. Tampaknya kehadirannya kurang mendapat respons teman-temannya.

Dia lalu pulang ke rumah minta diambilkan skateboard. Papa pun mengambilkannya, dan Ken kembali menuju tempat kumpul teman-temannya.

Tak lama berselang, Ken pulang lagi dengan wajah yang tak begitu ceria. Skateboard dibawanya pulang, lalu dia enggan bermain.

Papa sempat menengok apa yang terjadi. Terlihat anak-anak tetangga Ken bermain bersama. “Ken lihat kuda saja yuks!” ajak papa memberi solusi keceriaan kepada Ken.

Kebetulan tidak jauh dari perumahan ada kandang kuda, sering dipakai latihan para calon atlet berkuda. “Ayo pa,” jawabnya.

Papa pun segera ambil dompet dan segera menyiapkan sepeda motor. Ken tampak menunggu di luar. “Kita nontonnya sambil nongkrong ya. Di dekat kandang kuda ada warung wedangan,” kata papa lalu Ken menimpalinya dengan mengganggukkan kepalanya.

Ken dan papa hanya butuh waktu tujuh menit untuk sampai di lokasi berkuda. Lokasinya ini di persawahan. Jadi, sebelah timur kadang kuda ada sawah yang dikeringkan untuk lapangan kuda.

Sekitar 10 meter dari lapangan berkuda ini ada warung angkringan. Nah, Ken dan papa menonton orang berkuda dari warung tersebut. “Paaa ada kudanya tu.. ada warna cokelat dan hitam,” katanya sambil jarinya menunjuk ke arah kuda yang sedang dipandu pelatihnya.

Sambil nontol latihan berkuda, papa pesan wedang jahe, sedangkan Ken minta teh hangat. Kami pun memilih meja kursi di pinggir sawah, agar bisa leluasa melihat latihan berkuda.

Ken tampak senang lihat kuda. Dia pun menikmati alamnya yang cukup semiliar tanpa sinar matahari. Suasana sore itu cukup santai, ditemani segelas wedang jahe dan teh hangat. Ken nyamil kacang bawang goreng dua bungkus plastik. Papa juga ikut menikmati kacangnya.

“Pa aku pengin lihat sawah,” kata Ken sambil berlari kecil menuju spot pemandangan di sisi utara warung angkringan. Papa pun mengabadikannya. Ken sempat foto-foto di warung angkringan ini karena spotnya cukup indah.

Ken dan papa tak lama di warung angkringan ini, khawatir turun hujan, karena Ken tak bawa jas hujan. “Pa ayo pulang yuks,” ajak Ken. “Bentar ya, papa habiskan wedang jahenya dulu,” jawab papa.

Cuaca tak mendukung, akhirnya papa putuskan pulang. Wedang jahe dan teh hangat tak dihabiskan, masih tersisa separo. “Habis berapa pak? wedang jahe, teh hangat, dan dua kacang bawang?” kata papa kepada penjual.

Hayo… habis berapa kira-kira? hehehehee….

Tak lama berselang, Ken dan papa sampai rumah lagi. Ken pun mandi, lalu makan. Agak malam, badan Ken sempat panas. Mama sempat memberi obat penurun panas. Papa sempat khawatir kalau ken panasnya meninggi.

Tapi alhamdulillah.. tengah malam ngecek pakai termometer, panasnya tak terlalu tinggi, sekitar 37 derajat celcius. Ken sempat terbangun dari tidurnya pada tengah malam itu, karena mama teriak-teriak ada kecoa mampir di bantalnya. hahahahaha…

Malam terus berlalu, pagi pun menyambut. Ken terbangun dari tidur. Panasnya sudah mereda, dan Ken batuk-batuk disertai flu. Hmm… ternyata Ken sakit flu dan batuk. Untung masih ada obatnya. Ken pun gak masuk sekolah nunggu sembuh. Rabu (10/01/2018), Ken masuk sekolah meskipun flu dan batuk masih menderanya. Cepat sembuh ya, Ken. Lain kali kita nongkrong sambil nonton kuda lagi. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *