KEN JAGATPARAHITA

Jujur, Tertib, Sopan

News Travel

Pokoknya ke Mal, Titik !

BERGAYA – Ken Jagatparahita berfoto di wahana mainan anak bertema hotel di Fantasy Kingdom, Ambarrukmo Plaza, Sleman, DIY, Minggu (27/08/2017).

Juru Catat Kenjagatparahita.Id, PapaKen

KENJAGATPARAHITA.ID, SLEMAN – Sudah lama Ken Jagatparahita tak main ke mal. Beberapa kali dia minta jalan-jalan ke Mal, tapi mama papa menolaknya. Terakhir, dia malah diajak ke Puncak Becici di Kawasan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Minggu, 27 Agustus 2017, Ken mengajak ke mal. Dia pengin main di timezone atau wahana maianan anak. Kebetulan, setiap Minggu papa libur. Permintaan Ken tak semua disetujui. Hanya boleh main di wahana mainan anak.

“Pokoknya main ke mal. Titik!,” katanya.

Ken sebenarnya lagi tak enak badan. Badanya panas, batuk, dan sentlap-sentlup alias pilek. Awalnya papa mama tak mau diajak ke mal. Berhubung dah lama tak main kota-kota, akhirnya keinginan Ken dituruti.

“Tak usah lama-lama ya Ken,” kata papa.

Ken pun mengangguk. Mulailah Ken sekeluarga siap-siap jalan ke mal. Mandi, dandan, langsung cus ke Ambarrukmo Plaza, Sleman, DIY. Ken suka main ke mal ini lantaran ada wahana bermain kesukaannya dan bakso Bethesda langganannya.

Habis zuhur, Ken berangkat ke mal. Dia duduk di tengah, diapit papa mama naik sepeda motor. Ken waktu itu sebenarnya ngantuk. Ken sempat ketiduran di motor selama perjalanan.  Butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai mal, ditempuh dari rumah Ken.

Sampai di mal, papa mama jalan menuju ATM, karena isi dompet mepet. Di luar dugaan, Ken malah pengin wahana bermain di lantai bawah. Wahana ini bukan langganan Ken. Kebetulan, pas ke ATM melewati wahana ini. “Main sini aja, pa,” katanya.

Papa sempat mengarahkan main di lantai atas, langganannya. Sebab, dari sisi wanananya lebih lengkap, mainannya juga masih baru, air conditioner-nya pun lebih dingin.  “Enggak, di sini saja,” ungkap Ken keukeuh pengin di wahana anak bernama Fantasy Kingdom ini.

Sebagaimana dugaan papa, Ken hanya sebentar sekali. Dia cepat bosan karena wahananya cuma begitu saja. Tempatnya pun kalah nyaman dengan langganan Ken yang ada di lantai atas. Mulai dari lantainya, permainannya, tantangannya, dll.

“Pa, sudah yuks. Ayo makan,” ajaknya.

Ken pun keluar ditemani papa. Dia lantas pakai sepatu dan cus ke lokasi kuliner jajan bakso. Ken juga minta es krim. Padahal, badannya lagi tak enak. Akhirnya dia dibelikan es krim dan bakso. Dia hanya nyicipi sedikit es krimnya.

Baksonya pun dia hanya beberapa sendok. Katanya, sudah kenyang. Badannya yang tak enak bikin Ken lesu, tak semangat main, dan makannya pun gak dokoh. “Ya sudah habis makan kita pulang. Istirahat ya,” ungkap mama.

Ken pun menuruti ajakan, dan Ken sekeluarga pun pulang ke rumah. Sampai rumah Ken tak bisa tidur. Dia sempat menghabiskan sore di luar rumah, main sama teman-temannya .

Kondisi badan Ken yang panas dan sentlap-sentlup, akhirnya Ken cepat tidur setelah makan dan minum obat.

“Besok gak usah masuk sekolah dulu ya, Ken. Biar sembuh dulu,” ungkap papa, dan Ken pun menganggukkan kepala. “Empat hari ya pa.. eh, lima hari saja,” kata Ken. Duh… kok lama Ken. Cepat sembuh ya, Nak! (*)  
 

 

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *