KEN JAGATPARAHITA

Jujur, Tertib, Sopan

Home News

Mencuci Sepeda Pancal Hadiah Ulang Tahun

Juru Catat Kenjagatparahita.id, PapaKen

NYUCI SEPEDA – Ken Jagatparahita menyuci sepeda baru, Sabtu (8/12/2017).

KENJAGATPARAHITA.ID, BANTUL – Pagi jelang siang, Ken Jagatparahita pengin main sepeda. Siswi PAUD Pedagogia Yogyakarta itu lagi senang-senangnya punya sepeda baru. Papa membelikan sepeda pancal sebagai hadiah ulang tahun ke 4.

Kala itu, Sabtu, 8 April 2017, sekitar pukul 10.37 WIB. Dia minta papa mengeluarkan sepeda barunya dari ruang kerja mama. Papa pun mendukung keinginan Ken agar cepat bisa naik sepeda roda dua. Maklum, ketika itu sepeda Ken roda empat, dua roda di antaranya roda kecil penyangga roda belakang.

“Pa ayo naik sepeda dong,” kata Ken mengajak papanya. Papa Ken memang punya dua sepeda, tapi jarang dipakai. Kadang-kadang saja memancal sepeda kalau sedang kangen. Hehehe..

Ken tampak riang main sepeda. Dia mengayuh sepeda barunya di jalan perumahan depan rumah, ke barat-timur secara berulang-ulang hingga dengkulnya kekeselen. Biasanya dia berhenti main sepeda kalau merasa sudah capai.

Kalau itu Ken tak sekadar main sepeda. Ternyata dia punya keinginan menyucikan sepedanya. “Pa ambilin sabun, aku mau nyuci sepeda,” kata Ken memohon bantuan papa.

Ken memang pernah bantu nyuci sepeda papa. Jadi menyuci sepeda kala itu bukan pengalaman kali pertama. Barangkali dia pengin menyuci sepedanya berbekal pengetahuan saat bantu papa.

“Iya,” jawab papa, lalu mengambilkan sabun cuci piring untuk menyuci sepeda Ken.

Ketika Ken menyuci sepeda, datang teman main satu perumahannya, namanya Fakih. Ken tampak ngobrol dengan Fakih sambil menyuci sepeda. Keduanya terlibat jagongan asyik versi dunia kecilnya.

Tak lama berselang, Ken menyelesaikan garapan bersih-bersih sepeda. Dia tampak luwes, mulai dari mencampur sabun dengan air, membasuh sepeda pakai gombal, dan membilas sepedanya pakai air bersih. Akhirnya, cliiing… Sepeda Ken pun bersih!

Pembaca setia Kenjagatparagita.id, tulisan ini dibuat terlambat. Juru catat baru sempat menulisnya pada Senin, 24 April 2017, di rumah Mbah Putri Klaten. (*)

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *