KEN JAGATPARAHITA

Jujur, Tertib, Sopan

News School Travel

Ikan Hias Milik Ken Tidak Kesepian Lagi

Juru Catat Kenjagatparahita.Id, PapaKen

IKAN HIAS – Ken Jagatparahita memilih ikan hias di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta, Rabu (29/03/2017).

KENJAGATPARAHITA.ID, YOGYA – Ken Jagatparahita senang mendapat tawaran ikan hias dari papa. Ikan hias ini sebagai hadiah kalau Ken mau sarapan sebelum berangkat sekolah.

Ken awalnya tampak berat banget bangun tidurnya. Padahal jam sudah menunjukkan hampir pukul 07.00 WIB. Pagi itu, Rabu (29/03/2017), pasti Ken telat sekolah.

Butuh usaha keras buat membangunkan gadis manis ini. Mama akhirnya berhasil bikin Ken bangun setelah melantunkan lagu kudangan andalannya.

Tak kintung kintang kintung. Anakku sing ayu dewe,” begitu syair lagu kasih sayangnya.

Ken bergegas bangun dan langsung mandi air hangat. Tak perlu waktu lama untuk memandikan. Secepat kilat, Ken selesai mandi. Baunya pun wangi. hehehe..

Sehabis mandi dan bersolek, Ken susah makan. Rayuan gombal dikeluarkan semua oleh papa mama. Segala rayuan gombal tak mempan. Negosiasinya cukup alot. Tetapi papa punya jurus andalan. Ikan hias!

Iya. Ken suka pelihara ikan hias. Beberapa kali Ken beli ikan hias dan berlatih merawatnya. Tetapi Ken belum telaten, hingga beberapa ikan hiasnya mati.

Masih ada satu ikan hias dipelihara Ken. Jadi, ketika dia dapat tawaran hadian ikan hias, dirinya senang sekali. Akhirnya Ken lahap sarapannya. Meski tak habis sepiring, pagi itu Ken melahap lima sendok makan. Lumayan lah, dari pada perut kosong.

Setelah sarapan, Ken langsung berangkat sekolah diantar papa mama. Di perjalanan, Ken mengingatkan, sepulang sekolah beli ikan hias. Tetapi, dia masih ada satu permintaan tambahan. Kue ulang tahun kecil. Papa pun kaget, lalu bertanya kepada Ken. “Lho mbak.. nanti kan kita mau beli ikan hias. Mau ikan hias apa kue ulang tahun?,” tanya papa.

Ken menjawab pertanyaan papa penuh semangat. “Mau dua-duanya. Ikan hias sama kue ulang tahun,” sahutnya. Papa pun langsung merespons jawaban Ken tersebut. “Duh…,” jawab papa lalu mengiyakan permintaan putri Grojogan itu. “Ya sudah, nanti dibelikan,” kata papa.

IKAN HIAS – Ken Jagatparahita memilih ikan hias di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta, Rabu (29/03/2017).

Tak seberapa lama kemudian, sepeda motor papa sudah tiba di sekolah. Mama lalu mengantar Ken sampai depan pintu kelas Nakula, meskipun terlambat. Bu guru sudah hapal kalau Ken sering terlambat masuk sekolah. hehehe..maaaaaff

Papa mama lalu meninggalkan sekolah Ken, lalu menuju kantor Kecamatan Banguntapan, Bantul. Papa mama mengurus Kartu Keluarga. Memasukkan nama Ken Jagatparahita ke Kartu Keluarga.

Urusan Kartu Keluarga ini rumit dah… akhirnya gak kelar. Harus minta tanda tangan RT, dukuh, lurah, camat, dinas kependudukan dan catatan sipil, dan kembali lagi ke kecamatan. Duh.. pokoknya lelah dan rasanya mangkel, saking birokrasinya rumit sekali.

Papa mama sementara melupakan Kartu Keluarga, perjalanan lanjut ke Pasar Beringharjo kulakan kain batik. Tak lupa papa mama sarapan dulu di lokasi parkir pasar yang sudah menjadi langganan.

Kemudian, membeli roti dan menjemput Ken. Sepulang sekolah, Ken langsung mengajak beli ikan hias di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) di Jalan Bantul.

Ken mengambil sendiri ikan hias kesukaannya. Ken pun memilih tiga jenis ikan hias. Satu ekor ikan warna merah, satu ekor ikan warna kuning, dan satu ekor ikan warna hitam.

Tiga ekor ikan hias dihargai Rp5.000. Ikan pun langsung dibungkus, dibawa pulang. Tiga ekor ikan hias ini lalu menemani satu ekor ikan hias milik Ken yang sudah berhari-hari kesepian. Kasih makan ikan hiasnya yang rutin ya Ken! hehehe… (*)

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *